top of page


Rahasia Nikmat Serabi Solo
Bahan-bahan: 100 gr tepung beras 1 sdm terigu 350 ml santan kental 25 gr gula pasir 1/2 sdt vanili bubuk 1/2 sdm fermipan 1/4 ct baking soda 1/4 sdm garam Secukupnya daun pisang Secukupnya daun pandan Cara membuat: Masak santan dan daun pandan, aduk-aduk hingga mendidih, angkat dan diamkan sampai hangat. Ambil 50 ml santan bagian atas untuk areh. Sisihkan Campur semua bahan kering lalu masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk. Lalu diamkan selama 1
Caren Putri Gracia
May 221 min read


Rekor Dunia Tiramisu Sepanjang 440 Meter di London
Sejumlah koki di London membuat tiramisu terpanjang di dunia dalam upaya memecahkan rekor global.(Sumber: www.bbc.com) LONDON, GemaKata - Negara Inggris baru saja menjadi saksi sejarah kuliner yang luar biasa. Lebih dari 100 koki pastry asal Italia berkumpul di Chelsea Old Town Hall, London, pada akhir pekan lalu untuk memecahkan Rekor Dunia Guinness (Guinness World Records). Mereka berhasil menciptakan hidangan tiramisu terpanjang di dunia yang mencapai 440,6 meter. Pencapai
Irfan Rahardian
May 221 min read


Fun Fact Sup matahari
Makanan khas Solo sup matahari. Sumber: https://www.dapurkobe.co.id/sup-matahari SOLO, GemaKata - Sup Matahari, atau yang akrab disebut sup bunga matahari, merupakan hidangan khas Kota Solo yang cukup unik dan eksklusif. Sajian ini tidak bisa dinikmati secara rutin sebagai menu harian, melainkan lebih sering dijumpai pada saat acara atau hajatan besar saja. Konon, sejarah sup ini bermula pada masa Kerajaan Mataram Surakarta, di mana para juru masak keraton awalnya meracik hid
Belva Safina Winasis
May 223 min read


Piring Terbang Solo: Tradisi Jamuan dalam Hajatan
SOLO, GemaKata - Perubahan pola konsumsi masyarakat modern tidak menyingkirkan tradisi jamuan dalam hajatan di Solo yang masih menyimpan kekhasan lintas generasi. Salah satunya adalah tradisi piring terbang, sebuah cara penyajian hidangan yang tidak hanya mengedepankan efisiensi, tetapi juga sarat nilai penghormatan terhadap tamu. Berbeda dengan konsep prasmanan yang kini umum digunakan, piring terbang menghadirkan pengalaman makan yang lebih terstruktur. Tamu undangan tidak
Belva Safina Winasis
May 222 min read


Rasa Lama, Wajah Baru
SOLO, GemaKata - Surakarta atau Solo sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa yang kaya, termasuk dalam hal kuliner. Beragam makanan khas seperti timlo, selat solo, hingga dawet bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga representasi nilai, sejarah, dan identitas masyarakatnya. Namun, di tengah arus modernisasi dan perubahan selera generasi muda, kuliner tradisional dihadapkan pada tantangan besar: bagaimana tetap relevan tanpa kehilangan jati diri. Di sinil
Caren Putri Gracia
May 226 min read


Sehari Penuh Mengecap Rasa Solo
Menu makanan di warung makan New York. Sumber: Dokumentasi pribadi/Naura Sakhi Minerva SOLO, GemaKata - Di kota Solo, Dan waktu tidak hanya bergerak mengikuti jarum jam, tetapi juga ikut dihidupi dalam setiap sajian makanan. Dari pagi hingga malam hari, masyarakat Solo punya cara tersendiri untuk mengisi perut. Dibalik itu semua, ada cerita dari sebuah tradisi yang terus beradaptasi. Dahulu, dari catatan Serat Centhini di tahun 1814 karya PakuBuwono V menunjukkan bahwa pola m
Brigita Nicole Silalahi
May 227 min read


Warisan Rasa dari Dapur ke Generasi
Satu porsi Ayam Mbah Karto Tembel. Sumber: Dokumentasi pribadi/Caren Putri Gracia SOLO, GemaKata - Di tengah ekspansi masif gerai makanan cepat saji yang kini menguasai pasar kuliner perkotaan Indonesia, sejumlah pelaku usaha kuliner tradisional di Solo justru memilih bertahan. Bukan dengan mengikuti arus modernisasi penuh, melainkan dengan mempertahankan cara, bahan, dan nilai yang telah diwariskan lintas generasi. Pertanyaannya, sampai kapan ketahanan itu bisa berlangsung,
Belva Safina Winasis
May 225 min read


Kuliner Solo yang Merangkum Sejarah
Satu porsi hidangan Tahok. Sumber foto: Dokumentasi pribadi/Naura Sakhi Minerva SOLO, GemaKata - Empat hidangan ikonik kota Solo kerap menyimpan jejak pertemuan bangsa-bangsa Tionghoa, Belanda, dan Jawa yang bernegosiasi bukan hanya di meja perundingan, melainkan di atas kuali dan piring saji. Di sudut-sudut Kota Solo, aroma makanan datang lebih dulu dari cerita. Uap hangat semangkuk timlo di pagi hari, manis lembut dari hidangan tahok di sekitar Pasar Gede, gurih dengan tek
Naura Sakhi Minerva
May 217 min read


Satu Suapan, Seribu Kenangan
Es Dawet Bu Dermi. Sumber: Dokumentasi Pribadi/Belva Safina Winasis SOLO, GemaKata - Kota Solo bukan sekadar titik koordinat di peta Jawa Tengah. Bagi mereka yang pernah singgah, Solo adalah sebuah perasaan. Perasaan yang muncul dari kepulan asap di sudut trotoar, aroma bawang putih yang digoreng di atas wajan besi, hingga gurihnya santan yang diperas dengan tangan penuh cinta. Di kota ini, makanan bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi sebuah upaya merawat ingatan. Ada n
Irfan Rahardian
May 217 min read
bottom of page
