ECHOES OF LOVE: Kunjungan Kasih PMK FISIP UNS ke Panti Asuhan Anak Mandiri
- Caren Putri Gracia
- Jul 2
- 3 min read

SUKOHARJO, GemaKata – Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) kembali menggelar kegiatan perayaan Paskah tahun ini dengan semangat yang baru dan penuh makna. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya selain mengadakan ibadah bersama, PMK FISIP UNS menghadirkan rangkaian kegiatan bertajuk Echoes of Love, sebuah kunjungan kasih yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, di Panti Asuhan Anak Mandiri yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo.
Kegiatan ini lahir dari kerinduan mendalam PMK FISIP UNS untuk membagikan kasih Kristus secara nyata kepada sesama, selaras dengan tema Paskah yang diusung tahun ini.
Sebagaimana disampaikan oleh Christy (20 tahun), Ketua Panitia kegiatan ini, "PMK FISIP memiliki kerinduan untuk membagikan kasih Kristus dan membangun suasana baru, dengan cara berbagi dengan teman-teman panti. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk bahwa Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi kita melalui pengorbananNya di kayu salib, sehingga sudah seharusnya kita juga mengasihi sesama kita agar kasih Tuhan terpancar melalui perbuatan kita."
Menurut Violin Astrid (22 tahun), Wakil Ketua PMK FISIP UNS, gagasan kunjungan ke panti asuhan sebenarnya telah lama direncanakan. "Ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun yang lalu, karena dulu PMK FISIP pernah melakukan agenda ini. Namun karena tahun-tahun sebelumnya belum memungkinkan dikarenakan sumber daya manusianya yang belum memadai, sehingga baru terlaksana di tahun ini," ujarnya.
Momentum Paskah dengan tema kasih menjadi alasan utama terlaksananya kegiatan ini. Tema dari paskah PMK FISIP UNS tahun ini adalah Loving Like Him, dengan dasar ayat Alkitab diambil dari 2 Korintus 5:15. "Kami mengangkat tema kasih, sehingga kami mengimplementasikannya ke panti sekalian berbagi kasih kepada anak-anak disana," tambah Violin. Kegiatan ini pun menjadi perwujudan nyata dari jargon PMK FISIP UNS yang selalu mengedepankan kasih kepada orang-orang di sekitarnya.
Persiapan menuju hari pelaksanaan berjalan dengan cukup lancar meskipun diwarnai sejumlah tantangan. Panitia mengumpulkan berbagai donasi berupa mainan, alat tulis, dan pakaian pantas pakai dari kalangan mahasiswa FISIP maupun dari luar lingkungan fakultas. Seluruh donasi tersebut disiapkan untuk diberikan kepada anak-anak panti sebagai wujud perhatian dan kepedulian. Selain itu PMK FISIP UNS juga memberikan sejumlah kebutuhan pokok yang diharapkan bisa membantu kebutuhan panti.
Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dana dan padatnya jadwal para panitia, yang menyebabkan beberapa di antaranya tidak dapat hadir pada hari pelaksanaan. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat tim. "Seluruh panitia tetap bersatu hati untuk terus berdoa kepada Tuhan dan bahu-membahu untuk membenahi kendala yang ada," tutur Christy. Upaya penggalangan dana bahkan masih terus berlanjut setelah kegiatan selesai, sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Kegiatan Echoes of Love diikuti oleh 16 orang panitia dari PMK FISIP UNS bersama 59 anak-anak Panti Asuhan Anak Mandiri. Suasana hangat dan penuh sukacita mewarnai seluruh rangkaian acara yang berlangsung pada hari tersebut.
Acara dibuka dengan puji-pujian yang membangun suasana penuh syukur dan kebersamaan. Selanjutnya, anak-anak panti dihibur dengan pertunjukan panggung boneka dan drama singkat yang ditampilkan oleh tim dari Sekolah Tinggi Teologi Gamaliel, sebuah sajian kreatif yang disambut antusias oleh para penonton kecil. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian firman singkat yang mengangkat pesan kasih sesuai tema Paskah, kemudian disambung dengan sesi games yang meriah dan menyenangkan.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Sebelum berpisah, seluruh peserta mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama, dan anak-anak panti masing-masing mendapatkan snack sebagai kenang-kenangan dari kehadiran PMK FISIP UNS.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi bagi anak-anak panti, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi seluruh panitia dan anggota PMK FISIP UNS dalam menghayati makna kasih yang sesungguhnya. Melalui Echoes of Love, nilai-nilai yang selama ini didiskusikan dalam persekutuan berhasil diwujudkan dalam tindakan nyata.
Christy menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus tumbuh dan berkembang. "Harapan saya untuk PMK FISIP maupun PMK di fakultas lain, semoga ada kegiatan seperti ini lagi atau bahkan kegiatan lain yang positif dan dapat memberikan dampak untuk orang-orang sekitar, agar setiap PMK tidak berjalan monoton," ungkapnya dengan penuh harap.
Untuk anak-anak Panti Asuhan Anak Mandiri, Christy berharap mereka dapat terus bertumbuh menjadi pribadi yang membawa terang dan kasih Tuhan kemanapun mereka pergi, terutama kelak saat mereka telah berada di luar panti dan menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Violin Astrid mengungkapkan bahwa meskipun belum ada rencana konkret untuk tindak lanjut atau kolaborasi lebih jauh dengan panti asuhan tersebut, pintu untuk kunjungan berikutnya tetap terbuka. "Memang belum ada rencana pasti untuk melanjutkan agenda seperti ini. Namun, jika memungkinkan, kami akan kembali berkunjung ke sana atau mungkin di tempat yang lain," pungkasnya.
Echoes of Love adalah bukti bahwa perayaan iman tidak harus selalu berlangsung di dalam tembok gereja atau aula kampus semata. Ketika kasih diimplementasikan dalam perbuatan nyata, seperti mengunjungi mereka yang membutuhkan perhatian dan kehangatan, itulah saat suara kasih itu bergema paling kuat. PMK FISIP UNS telah menunjukkan bahwa mahasiswa Kristen bukan hanya bisa bersekutu, tetapi juga bisa menjadi berkat yang nyata bagi masyarakat sekitarnya.




Comments